Malang | – Pemerintah Kota (Pemkot) Malang memastikan rencana uji coba fungsional Jalan Tembus Griyashanta tetap berjalan meski proses hukum terkait sengketa lahan masih berlangsung. Saat ini, Pemkot tengah menuntaskan sejumlah fasilitas pendukung agar jalan tersebut memenuhi aspek keselamatan sebelum dioperasikan.
Kepala Bagian Hukum Sekretariat Daerah Kota Malang, Suparno, menegaskan bahwa proses kasasi yang diajukan sebagian warga tidak menghalangi rencana uji coba. Menurutnya, ruas jalan tersebut telah berstatus sebagai aset Pemerintah Kota Malang dan merupakan jalan umum yang dapat dimanfaatkan untuk kepentingan masyarakat.
“Proses hukum tetap kami hormati, tetapi uji coba jalan juga tetap berjalan. Karena jalan tersebut sudah menjadi aset Pemkot dan diperuntukkan bagi kepentingan umum,” kata Suparno.
Saat ini, pemerintah masih menyelesaikan berbagai kelengkapan infrastruktur, di antaranya penyempurnaan marka jalan, pemasangan rambu-rambu lalu lintas, penerangan jalan umum (PJU), pembatas tinggi kendaraan, serta perlengkapan keselamatan lainnya. Setelah seluruh fasilitas tersebut selesai dipasang, jalan akan memasuki tahap uji coba fungsional.
Pemkot Malang juga mengedepankan pendekatan persuasif kepada warga yang masih menyampaikan keberatan. Koordinasi dengan pengurus RW, masyarakat, Dinas Perhubungan, dan Satpol PP terus dilakukan agar pelaksanaan uji coba berlangsung aman dan tidak menimbulkan konflik di lapangan.
Selain untuk menguji kelayakan fungsi jalan, uji coba ini juga menjadi bagian dari evaluasi rekayasa lalu lintas. Jalan tembus Griyashanta diharapkan mampu mengurangi kepadatan kendaraan di kawasan Jalan Soekarno-Hatta, Candi Panggung, dan sejumlah ruas jalan di sekitarnya yang selama ini menjadi titik kemacetan, terutama pada jam sibuk.
Pemkot menegaskan bahwa pembangunan jalan tersebut telah sesuai dengan dokumen Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) dan berdiri di atas lahan fasilitas umum (fasum) yang telah diserahkan pengembang kepada Pemerintah Kota Malang sebagai aset daerah. Oleh karena itu, pemerintah optimistis uji coba dapat segera dilaksanakan setelah seluruh fasilitas pendukung dinyatakan siap.
